Senin, 03 Agustus 2015

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI - REA

ABSTRAK
Hal yang diperlukan untuk menunjang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terkomputerisasi yaitu database. Alat yang biasa digunakan untuk merancang database adalah Entity Relationship Model (Model E-R). Tetapi aturan penggambaran diagram yang tidak begitu jelas, sehingga akan mempersulit dalam membentuk database. Model REA berasal dari pengembangan Model E-R. Model REA efisien dalam pembentukan database.
Dalam tulisan ini dibahas Proses Design Database, Diagram hubungan-entitas, Model REA, menyusun diagram REA, tahap-tahap perancangan database dan peran serta akuntan, serta cara mengimplementasikan Model REA ke database relasional.
Kata kunci: Database, Model E-R, Model REA, SIA.
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Sistem Informasi Akuntansi terkomputerisasi dapat menyajikan informasi keuangan dan non-keuangan dengan sangat mudah karena didukung oleh database. Dengan adanya database, maka data dapat terintegrasi, memudahkan pemakai data, duplikasi dapat dikurangi, format data tidak tergantung pada aplikasi program, menyajikan informasi dengan bantuan
bahasa query.
REA (Resource Event and Agent) merupakan sebuah model bagaimana sistem akuntansi dapat kembali direkayasa untuk usia komputer. REA awalnya diusulkan pada tahun 1982 oleh William E. McCarthy sebagai model akuntansi umum, dan berisi konsep sumber daya, peristiwa dan agen. REA merupakan model yang populer dalam sistem informasi akuntansi . Model REA menghilangkan objek akuntansi yang tidak diperlukan dalam usia komputer. Yang paling terlihat dari ini adalah debit dan kredit-double-entry pembukuan menghilang dalam sistem REA. Banyak buku besar umum juga menghilang.
REA juga memperlakukan sistem akuntansi sebagai representasi virtual bisnis yang sebenarnya. Dengan kata lain, menciptakan objek komputer yang langsung mewakili benda nyata dunia bisnis. Objek nyata termasuk dalam model REA adalah: Sumber daya (Barang, jasa atau uang),Kejadian (Transaksi bisnis atau perjanjian yang mempengaruhi sumber daya), Agen (Orang atau badan-badan manusia lain). Hal ini sangat kontras antara objek dengan istilah akuntansi konvensional seperti aktiva atau kewajiban, yang tidak terkait dengan objek dunia nyata.
Oleh karena itu pembahasan mengenai desain database sangatlah penting yang tentunya  dengan menggunakan model data REA dan juga tentu implementasinya dalam database relasional.
PEMBAHASAN

1.      Proses Desain Database
Proses desain database memiliki perancangan dan juga implementasi system database dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya : mengidentifikasi kebutuhan informasi para pemakai, pengembangan berbagai skema berbeda untuk sistem yang baru, pada tingkat konseptual, eksternal dan internal, penerjemahan skema tingkat internal ke struktur database sesungguhnya, yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang baru tersebut,  mentransfer semua data dari sistem sebelumnya ke database SIA yang baru.
2.      Diagram Hubungan-Entitas (Entity-Relationship)

Model data pada Diagram Hubungan-Entitas harus menunjang Logical dan Physical View data pemakai. Pemodelan data merupakan tugas yang paling penting dalam pembuatan aplikasi database. Pemodelan data yang salah akan berakibat perangkapan data dan database akan sulit untuk digunakan atau dikembangkan.
·               Hubungan antar entitas
Terdapat kemungkinan tiga jenis dasar hubungan antar entitas.
1.      Hubungan satu-ke-satu (1:1)
2.      Hubungan satu-ke-banyak (1:N)
3.      Hubungan banyak-ke-banyak (M:N)
·                  Jenis-jenis entitas
Entitas adalah segala sesuatu yang informasinya ingin dikumpulkan dan disimpan.
Model data REA mengklasifikasi entitas ke dalam tiga kategori yang berbeda, yaitu :
1.      Sumber daya yang didapat dan dipergunakan oleh organisasi
2.      Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi
3.      Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut
Sumber daya adalah hal-hal yang memiliki nilai ekonomi bagi organisasi.Contohnya, seperti Kas, Persediaan dan Peralatan.
Kegiatan adalah berbagai aktivitas bisnis yang informasinya ingin dikumpulkan perusahaan untuk tujuan perencanaan dan pengendalian.Contohnya seperti Kegiatan penjualan dan Kegiatan penerimaan kas.
Pelaku adalah orang-orang dan juga organisasi yang terlibat dalam kegiatan yang informasinya ingin didapatkan untuk tujuan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi.Contohnya seperti Pegawai dan Pelanggan.
3.      Model data REA

Model REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA. Dalam model REA ditentukan: entity apa yang harus disertakan dalam database SIA dan bagaimana susunan relationship antara entity dalam database SIA. REA (Sumber daya, Data, Kegiatan) model data REA adalah sebuah alat peraga berkonseptual pada bisnis mendasar sebuah rangkaian aktifitas organisasi.

4.      Membangun Diagram REA Untuk Satu Siklus Transaksi

Dalam rangka menyusun diagram REA diperlukan informasi tentang: resource, aktivitas bisnis, agent dan kebijaksanaan perusahaan. Informasi tersebut dapat diperoleh dengan mewawancarai pihak manajemen. Karena aktivitas perencanaan, pengawasan, dan pengevaluasian yang ditangani manajemen untuk setiap perusahaan berbeda. Untuk menggambarkan diagram REA, kertas dibagi tiga kolom, satu kolom untuk setiap entity. Gunakan kolom kiri untuk resource, kolom tengah untuk event, dan kolom kanan untuk agent. Penggambaran event sebaiknya diurutkan dari atas ke bawah berdasarkan urutan aktivitas. Langkah-langkah untuk menyusun diagram REA suatu siklus transaksi adalah:
a)      Tentukan pasangan aktivitas yang saling memberi dalam siklus tersebut. Model REA terdiri dari sepasang event, satu menambah resource dan yang lain mengurangi resource. Tentukan event-event bisnis yang perlu dimodelkan dalam siklus tersebut.
b)      Tentukan resource yang dipengaruhi oleh event dan agent yang berpartisipasi pada event tersebut. Setelah event ditentukan, resource yang dipengaruhi oleh event tersebut ditentukan. Resource digambarkan pada kolom resource. Kemudian gambarkan relationship antara entity resource dengan entity event. Langkah selanjutnya menentukan agent yang berpartisipasi dalam event. Akan selalu terdapat paling sedikit satu internal agent dan external agent yang terlibat dalam event. Gambarkan relationship untuk menunjukkan agent mana yang berpartisipasi dalam event tertentu. Sedapat mungkin penggambaran agent tidak ganda.
c)      Tetapkan cardinality untuk setiap relationship. Cardinality yang ditentukan harus mencerminkan perusahaan dan praktek bisnis yang dimodelkan.

5.      Mengimplementasikan Diagram REA Dalam Database –Relasional

            Diagram REA ini dapat dipergunakan untuk mendesain database relasional yang terstruktur baik.Bahkan, membuat suatu rangkaian tabel berdasarkan diagram REA secara otomatis akan menghasilkan database relasional yang terstruktur baik, tanpa adanya masalah anomali pembaruan (update), penyisipan data (insert), dan penghapusan (delete).
Mengimplementasikan diagram REA ke dalam database relasional melibatkan proses tiga tahap, yaitu :
1.      Membuat sebuah tabel untuk setiap entitas berbeda dan untuk setiap hubungan banyak-ke-banyak
2.      Memberikan atribut ke tabel yang tepat
3.      Menggunakan kunci luar untuk mengimplementasikan hubungan satu-ke-satu dan hubungan satu-ke-banyak.





KESIMPULAN

Proses desain database memiliki perancangan dan juga implementasi system database dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya : mengidentifikasi kebutuhan informasi para pemakai, pengembangan berbagai skema berbeda untuk sistem yang baru, pada tingkat konseptual, eksternal dan internal, penerjemahan skema tingkat internal ke struktur database sesungguhnya, yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang baru tersebut,  mentransfer semua data dari sistem sebelumnya ke database SIA yang baru.
Model REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA. Dalam model REA ditentukan: entity apa yang harus disertakan dalam database SIA dan bagaimana susunan relationship antara entity dalam database SIA. REA (Sumber daya, Data, Kegiatan) model data REA adalah sebuah alat peraga berkonseptual pada bisnis mendasar sebuah rangkaian aktifitas organisasi.
Ada empat langkah dalam membangun diagram REA untuk siklus transaksi tertentu,yaitu : Identifikasi kegiatan pertukaran ekonomi, Identifikasi Sumber Daya dan Pelaku, Masukkan Kegiatan Komitmen, Menetapkan kardinalitas hubungan.
Mengimplementasikan diagram REA ke dalam database relasional melibatkan proses tiga tahap, yaitu :
1.      Membuat sebuah tabel untuk setiap entitas berbeda dan untuk setiap hubungan banyak-ke-banyak,
2.      Memberikan atribut ke tabel yang tepat dan

3.      Menggunakan kunci luar untuk mengimplementasikan hubungan satu-ke-satu dan hubungan satu-ke-banyak.




2 komentar:

  1. The Best Casinos in the UK (2021) - Goyang FC
    Find the best 슬롯추천 casino UK that has 축구 토토 the best slots, 사이트추천 roulette, keno, 벳시티먹튀 blackjack, live 랜덤 룰렛 dealer games, and slots!

    BalasHapus
  2. Harrah's Cherokee Casino & Hotel - Mapyro
    Harrah's 논산 출장샵 Cherokee Casino 천안 출장안마 & Hotel This hotel 충청북도 출장샵 is 1.8 mi (2 영주 출장마사지 km) from Harrah's Cherokee Casino and within 2 mi (3 km) of 제주도 출장샵 Harrah's Cherokee Casino and

    BalasHapus